Review Film Be With You. Film Be With You yang dirilis pada 2018 lalu, kembali menjadi perbincangan hangat di akhir 2025 ini sebagai salah satu romansa fantasi Korea yang paling mengharukan dan penuh keajaiban. Disutradarai oleh Lee Jang-hoon, cerita ini merupakan adaptasi ulang dari novel Jepang karya Takuji Ichikawa, mengisahkan Woo-jin, seorang ayah yang merawat putranya sendirian setelah kehilangan istri, Soo-a. Dibintangi So Ji-sub dan Son Ye-jin, film ini sukses besar saat tayang dengan jutaan penonton. Kini, di tengah banyaknya penonton muda yang menemukannya melalui tayangan digital, Be With You terasa semakin relevan dengan tema cinta abadi, keluarga, dan harapan di balik kesedihan. BERITA BASKET
Sinopsis dan Elemen Fantasi: Review Film Be With You
Be With You berpusat pada Woo-jin dan putranya Ji-ho yang masih berduka atas kepergian Soo-a. Sebelum meninggal, Soo-a berjanji akan kembali saat musim hujan tiba setahun kemudian. Ajaibnya, janji itu terwujud: Soo-a muncul kembali, tapi tanpa ingatan apa pun tentang masa lalu mereka. Keluarga kecil itu pun memulai kembali dari nol, jatuh cinta lagi sambil menikmati momen bahagia sederhana.
Elemen fantasi musim hujan menjadi simbol utama, di mana hujan mewakili kesedihan sekaligus pembaruan. Alur bolak-balik antara masa kini dan flashback masa lalu mereka bertemu membuat cerita terasa layered, dengan twist di akhir yang memberikan penjelasan mendalam tanpa terasa dipaksakan. Durasi sekitar 132 menit terasa mengalir, campuran antara humor ringan, kehangatan keluarga, dan emosi pilu yang seimbang.
Penampilan Aktor dan Chemistry Keluarga: Review Film Be With You
So Ji-sub memerankan Woo-jin dengan luar biasa, menampilkan pria pendiam yang rapuh tapi penuh kasih, lengkap dengan kekurangan fisik yang membuatnya relatable. Ia berhasil menyampaikan cinta diam-diam dan pengorbanan melalui ekspresi halus. Son Ye-jin sebagai Soo-a membawa pesona lembut dan energik, membuat proses jatuh cinta kedua kalinya terasa alami dan menyentuh hati.
Chemistry mereka kuat, terutama saat berinteraksi dengan aktor cilik yang memerankan Ji-ho – anak itu begitu menggemaskan dan natural, membuat ikatan keluarga terasa nyata. Momen-momen kecil seperti bermain bersama atau berbagi rahasia menjadi highlight, didukung pemain pendukung yang menambah warna humor tanpa mengganggu fokus emosional.
Visual dan Musik yang Mendukung Emosi
Sinematografi Be With You indah, dengan pemandangan pedesaan yang hijau dan adegan hujan yang poetis, menciptakan atmosfer melankolis tapi penuh harapan. Penggunaan cahaya lembut dan close-up wajah para aktor berhasil menangkap emosi halus, sementara transisi antara masa lalu dan kini terasa mulus.
Soundtrack-nya sederhana tapi powerful, dengan musik instrumental yang memperkuat nuansa romantis dan sedih di momen kunci. Lagu-lagu pendukung sering muncul saat adegan hujan, membuat penonton semakin tenggelam dalam perasaan nostalgia dan keajaiban cinta yang tak lekang waktu.
Kesimpulan
Be With You tetap menjadi salah satu film romansa fantasi terbaik Korea, berhasil menggabungkan elemen ajaib dengan cerita keluarga yang realistis dan mengharukan. Meski berbasis adaptasi, versi ini punya sentuhan emosional khas yang membuatnya berdiri sendiri, lengkap dengan twist akhir yang memuaskan. Film ini mengajarkan bahwa cinta sejati bisa melewati batas waktu dan kesedihan, serta pentingnya menghargai momen bersama orang terkasih. Di akhir 2025 ini, sangat direkomendasikan untuk ditonton ulang, terutama jika ingin merasakan campuran tawa, air mata, dan kehangatan yang abadi. Setelah bertahun-tahun, ia masih mampu membuat hati bergetar dan percaya pada keajaiban kecil dalam hidup.

